Cari dengan google

Wednesday, September 12, 2012

myJEPARADISE Trip 5-7 Sept 2012 (Jepara, Jawa Tengah)

Sebenarnya saya agak kurang lihai kalau disuruh buat trip summary, mending disuruh ngarang cerita rasanya lebih fun dan melanglang buana, hehehe.. anyway.. saya harus buat mengingat banyak info ina inu yang ditanya teman - teman, so here we go.. seringkas mungkin tapi mudah - mudahan cukup jelas.

Ini adalah benar - benar budget trip ala ala saya (hehehehe), trip yang mendadak muncul dalam pikiran dan akhirnya terlaksana juga walau tanpa persiapan matang, bawa jinjingan seadanya, sampai bela - belain nyuci kaos selama disana karena keabisan pakaian bersih, kalau beli.. sayang budget nya hihihihi.

Transportasi
Dimulai dari buking tiket bis Jakarta - Jepara, dan dari sekian banyak pilihan, akhirnya saya kepincut sama PO Bejeu, dengan tiket Jakarta Jepara Rp 120.000,-, saya kagum dengan armada ini karena selain lega, nyaman, dikabin tersedia juga free Wifi, mini bar dan yang pasti toilet. Ada beberapa pilihan armada lain ke Jepara, contohnya PO Shantika yang juga cantik kok menurut saya, dan beberapa armada - armada lain, hanya saya hapalnya dua armada ini. Penampakannya si Bejeu seperti dibawah ini.

sumber: www.bejeu.com
Buking tiket bis beres, saya masih sempat ngantor hari selasanya, hanya ijin pulang lebih cepat untuk langsung menuju Terminal Lebak Bulus dan tepat jam 17.00pm bus berangkat... Jepara i'm coming !

Hotel / Cottage
Destinasi saya di Jepara adalah ke daerah pantai Bandengan, saya sudah buking hotel juga disana dan pilihan saya jatuh ke Sunset Beach Resto & Bungalow karena harga room yang sesuai kantong, waktu itu saya ambil room standard dengan rate per malam Rp 350.000,- sudah termasuk breakfast.
Ada juga kok tipe bungalownya, untuk buking dan check ratenya, bisa dicheck juga melalui website berikut http://hotelrestojepara.blogspot.com/
Di resto hotel ini, harga makanan kisaran Rp 15.000,- ~ Rp 35.000,-, soal rasa saya bilang cukup enak, kalau siang sampai menjelang sore hari, tinggal menyusuri pantai menuju pantai umum Bandengan, disana akan terlihat warung - warung makan & toko souvenirs, dengan kisaran harga makanan Rp 5000,- ~ Rp 10000,-.
Penampakan lingkungan hotel ...
Posisi si Hotel ini terletak kira - kira 15 menit dari alun - alun kota Jepara, begitu bis memasuki alun - alun Jepara, saya turun disitu, dan lanjut dengan menggunakan ojek ke Bandengan dengan tarif Rp 20.000,-, kisaran ogkos ojek adalah Rp 15.000,- ~ Rp 20.000,-, jika travelling sendiri, kalau bisa akrabi mas ojeknya dan minta no telp/HP supaya bisa atur jemput pas check-out/pulang dari hotel menuju pool bis di Jepara.
Sebenarnya ada kok penyewaan motor/mobil, hanya info ini saya belum tahu tapi kalau dicari info nya via google pasti dapat, atau minta info dari rekan yang stay di sekitar Jepara akan jauh lebih membantu.
Sebenarnya ada pilihan hotel lain, seperti Palm Beach hotel terletak bersebelahan dengan Sunset Beach, tapi rate nya lebih mahal tapi yang pasti lebih bagus, soal rate saya kurang paham, tapi semua bisa dicari via internet.

Situasi Pantai di Sunset Beach Hotel (Pantai Bandengan)
Penampakan.....


Pokoknya ini hotel, lokasinya best banget, pinggir pantai dengan suasana pantai yang tenang dan bersih.

Menyebrang ke Pulau Panjang
Bisa dilakukan dengan perahu, bisa dari Pantai Bandengan atau dari Pantai Kartini. Waktu itu kebetulan pas saya mengunjungi pantai Kartini, jadi sekalian nyebrang ke Pulau Panjang dari pantai Kartini. Biayanya 1 kapal PP waktu itu saya bayar Rp 70.000,-, dengan kapasitas perahu bisa sampai 35 orang, biaya dihitung per kapal, bukan per orang, dan itu weekday. Kalau in general, kisaran biaya menyebrang ke pulau Panjang Rp 70.000,- ~ Rp 100.000,-. Waktu itu sih mas yang punya kapal bilang batas maksimal 2 jam di pulau itu, tapi saya ternyata hanya butuh 1 jam, mengingat pulaunya kecil, tapi sangat - sangat indaahh !!!
Penampakan pulau panjang...

Pantai Kartini & Kura Kura Ocean Park
Keluar dari wilayah Bandengan menuju pusat kota, mengarah ke Pantai Kartini (Jepara kotanya kecil, dijamin ngga akan nyasar, kesana kemari ketemu area yang sama). Tiket masuk area pantai Kartini Rp 2500,- / orang, di dalam area pantai Kartini ada Kura Kura Ocean Park, bentuk simple nya Sea World Ancol, tiket masuk ke Kura Kura Ocean Park Rp 12.500,- weekday, kalau weekend Rp 17.500,-.
Penampakan ....
Selesai aktifitas saya di area ini, saya mampir makan di Restoran La Marina Seafood, menurut saya harganya cukup ekonomis kisaran per menu Rp 15000,- ~ Rp 35000,- dan rasa yang aduhai.

Selain pantai, di alun alun Jepara sendiri masih ada obyek wisata yang bisa dikunjungi, diantaranya Musium Kartini, Benteng Fort Japara. Sebenarnya buat saya tetap yang paling bikin enjoy adalah pantai - pantainya.
Penampakan - penampakan lain di kota Jepara...

Budget Summary
1. Bis Bejeu, Jakarta - Jepara : Rp 120.000,- x 2 = Rp 240.000,- (PP)
2. Ojek dari alun - alun Jepara ke Hotel : Rp 20.000,- 
3. Hotel Sunset Beach, standard room : Rp 350.000,- / night termasuk breakfast
4. Pantai Kartini, tiket masuk : Rp 2500,-
5. Kura Kura Ocean Park : Rp 12.500,- weekday, Rp 17.500,- weekend
6. Ongkos perahu menyebrang ke pulau Panjang : Rp 70.000,- ~ Rp 100.000,- PP (ongkos per perahu PP, kapasitas perahu bisa sampai 30 orang), menyebrang ke pulau panjang bisa dari Pantai Kartini atau area Pantai Bandengan.

Rasanya pengen kesini lagi... hiks ! Soon... !!!


CURHAT DONG MAAH.. !

Curhat donk maah..

Mah… kok rasanya body ini lebih fit waktu masih berkantor di daerah kuningan ya? Kenapa ya mah? Mungkin karena dulu terbiasa ngibrit - ngibrit ngejar KRL, pulang kantor terbiasa jalan kaki ke perempatan kuningan untuk nyegat bus, malah kalau lagi macet mampus, jalan kaki bisa nyanggup ampe pancoran, sampe rumah emang dipastikan bengep en’ ngos-ngos’an, tapi body ini nampak makin aduhai.

PAGI INI YANG TIDAK PENTING

GERBONG 6 DAN RATAPAN SI BANTET ; aku berusaha menggapai pandanganku kearah jendela, dengan begitu susah payah aku mencari celah, semakin penasaran dan semakin menyebalkan namun akhirnya TIDAK berhasil juga (terjebak diantara orang - orang yang tingginya mungkin sekitar 178/180cm, dan dengan gagahnya dan mudahnya memegang batang besi gerbong yang terletak cukup tinggi, sombong

Monday, May 21, 2012

KHARISMA

“Papaah… liat deh fesbuk temen akhuu.. nih.. namanya Andy Krisbianto”, ujar dwi dengan manja bergelendotan ke pundak suaminya sembari menunjukkan foto kawan SMA nya itu yang menurutnya sangat berkharisma.
“Gimana menurut papaah…?” Tanya dwi dengan manja dan sedikit agak nyengir, iseng – iseng dia ingin sedikit membuka ruang diskusi ringan dengan suaminya, saat mereka sedang ngelonjor santai di teras depan rumah di pagi hari yang berangin itu, beberapa jam sebelum mereka berangkat ke rumahnya pipin.

Tuesday, May 8, 2012

ANGIN NERAKA

Angin dari neraka yang terdesak dan terperangkap dibalik selimut tebal sangat mengganggu konsentrasi tidurku malam ini. Walau tak tampak, tapi aku bisa merasakan kalau dia ingin terbebas, namun aku merasa begitu malas untuk menghiraukannya hingga benih - benih kekesalannya mulai merajalela merongrong diriku sedikit demi sedikit. Aku benar - benar tak menyadarinya.
Sejujurnya pada awalnya aku tak bergeming, samasekali tidak merasa terganggu.
"Samasekali ngga penting !", pikirku berujar, dan mata ini tetap dalam keadaan terpejam, walau pikiranku belum terlelap sepenuh hati.

TADI PAGI... 7-May-2012

“Ow owww… mendung sekaliii…”, dengan lirih dan manja disertai suara seksi pagi hari (bau pastinya hehehe), ucap saya sesaat setelah membuka kaca nako kamar. “Hmmmm…… praannnggg, tuiiiing tuiiing !!!”, saya melemparkan tubuh mungil ini kembali kekasur dan menarik selimut bulu motif macan tutul yang lembut menutupi punggung.
Masih jam 6 pagi pikir saya, setidaknya masih ada 1 jam untuk sejenak memberikan bonus rebahan sebelum mandi pagi. Padahal saya tidak tertidur, hanya kemalasan yang menggila hasil bujukan suasana mendung yang

Thursday, October 20, 2011

OJEK MAUT


Insiden mengerikan kali ini dimulai setelah aku turun di stasiun Tebet. Segera setelah turun dari kereta komuter yang lumayan agak kosong, aku menuju pangkalan ojek yang bertengger dipinggir pintu masuk utama stasiun. Kira – kira 5 meter sebelumnya aku sudah memperhatikan mereka, dari segelintir para tukang ojek yang melambai-lambaikan tangan, aku tetap hanya tertuju ke satu orang yang sudah kuanggap langganan dan mengerti jalan terbaik dan tercepat menuju kantorku. Kalau tidak si abang A, aku beralih ke abang B, mereka kebetulan kakak beradik dengan profesi yang sejenis.